Tag Archive | Borneo

Honda Ekspedisi Nusantara Finish di Pontianak, total jarak tempuh 8.233 km

Iseng nyari info kabar terbaru dari Honda Ekspedisi Nusantara akhirnya dapat kabar terbaru bahwa kegiatan touring lintas pulau kali ini sudah berhasil mencapai finish di kota Pontianak. Informasi pertama dari akun facebook bapak Nyoman Kesawa selaku HC3 Manager PT. Astra Honda Motor, di update status terbarunya sekitar jam 18.00 hari ini Sabtu, 15 Maret 2014. Alhamdulillah sesuai jadwal yang sudah direncanakan…

nyoman

Kemudian informasi selanjutnya dari dapurpacu.com..

Sportbike Honda Tuntaskan Ekspedisi Nusantara Satu Hati Untuk Negeri 8.233 km

PONTIANAK – Ekspedisi Nusantara Satu Hati Untuk Negeri, (15/3) telah berhasil menyentuh 8.233 km melintasi tiga pulau, Sumatera, Jawa dan Kalimantan. Start dari titik nol km Sabang, Aceh dan finish di titik nol km Khatulistiwa, Pontianak menempuh perjalanan selama 23 hari.

Ekspedisi Nusantara Satu Hati Untuk Negeri melibatkan 12 rider  komunitas Honda pilihan dari berbagai daerah menggunakan tiga sportbike Honda, yakni Honda CB150R StreetFire, Honda Verza150 dan New Honda MegaPro FI, telah berhasil menaklukan Bumi Borneo dengan jarak total tempuh lebih dari 8.000km.

“Akhirnya para rider sudah membuktikan kalau mesin tiga sportbike Honda yang digunakan dalam Ekspedisi Nusantara ini tangguh dan terbukti kuat, ” ujar Judhi Gautama, Senior Manager Brand Activation Dept Astra Honda Motor.

Meski telah menempuh jarak 8.233 km dengan berbagai kondisi jalanan, mulai dari jalan yang rusak, bergelombang hingga dinginnya puncak Bromo di Pulau Jawa, ketiga sportbike Honda tersebut tetap memiliki performa mesin yang sempurna tanpa ada kendala.

203505_ahm2

Ketangguhan suspensi ganda Honda Verza, frame trellis CB150R StreetFire yang tetap stabil, kenyamanan paling optimal pada New MegaProFI yang sempat menjadi perbincangan hangat para rider, hingga sistem PGM-FI yang andal disuhu ekstrem Gunung Bromo.

“Ketiga sportbike Honda terbukti kuat dan tangguh. Sejak titik nol km Sabang, Aceh hingga ke Pontianak kondisi mesin masih tetap stabil dan tidak ada yang mengalami kendala pada mesin,” ujar Santoso tim teknik AHM usai melakukan pengecekan terakhir tim Ekspedisi Nusantara Satu Hati Untuk Negeri yang sudah tiba di Pontianak Kalimantan Barat. Sumber : Ricky Setiawan

Ekspedisi Nusantara Honda Bukukan Rekor Baru Touring Injeksi Terjauh 8.233 km 

Pontianak – PT Astra Honda Motor (AHM) hari ini (15/3) berhasil menunjukkan tiga sportbikenya menorehkan rekor baru touring motor injeksi dengan jarak tempuh terjauh setelah tuntaskan Ekspedisi Nusantara Satu Hati untuk Negeri berjarak 8.233 km.

Pencapaian ini sekaligus membuktikan ketangguhan,keiritan, serta performa hebat Honda Verza, Honda CB150R StreetFire, New Honda MegaPro FI yang digunakan dalam touring membelah tiga pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan.

Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) mencatat rekor baru yang dibuat oleh tim Ekspedisi Nusantara Satu Hati untuk Negeri. Rekor tersebut adalah Touring Terjauh Motor Berteknologi Injeksi dengan Jarak 8.233 Km.

Sebanyak 12 rider terbaik yang diseleksi dari berbagai klub Honda di Indonesia berhasil menguji performa dan ketangguhan mesin injeksi dan fitur ketiga model motorsport Honda tersebut, melintasi tiga pulau; Sumatera-Jawa-Kalimantan selama 23 hari.

IMG_8945i-640x360_c

Dengan 12 motor dari tiga tipe motor sport Honda, 12 rider Ekspedisi Nusantara Satu Hati untuk Negeri mengawali perjalanan dari titik nol terbarat Indonesia di pulau Weh, Sabang, Aceh. Beragam kondisi cuaca dan jalan dapat dituntaskan dengan zero accident dan tanpa kendala berarti.

Tim Ekspedisi Nusantara Honda dengan penuh semangat menguji tiga tipe motor sport injeksi Honda di jalanan penuh kelok, naik turun hingga kondisi jalan yang belum selesai diperbaiki setelah tergerus hujan di Sumatera.

“Saya senang bisa touring menempuh jarak lebih dari 8.000 km. Touring ini tidak akan saya lupakan. Karena ini bukan sekadar touring tapi kami juga ikut memberikan bantuan di bidang pendidikan, lingkungan dan juga budaya,” ujar Bramantyo, rider honda dari JOSEFIC.

Di pulau Jawa, 12 rider berhasil beragam karakter jalan, dari yang macet, bergelombang, hingga terjal dan curam di pegunungan Bromo. Mereka mengakhiri touringnya dengan menaklukkan jalanan berbukit dan berkelok dan menyusuri pedalaman Kalimantan sebelum akhirnya finish di titik nol Katulistiwa di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Meskipun menghadapi beragam tantangan kondisi jalan dan cuaca, ketiga model motor sport injeksi Honda berhasil membuktikan performanya yang luar biasa. Di pulau Jawa, Honda Verza 150 sempat mencatatkan rekor konsumsi BBM teririt sebesar 84,5 km/liter pada rute Bekasi – Purwokerto dalam kondisi jalan macet dan rusak.

“8.000 km buat saya merupakan touring yang luar biasa. Karena touring ini mengemban misi pendidikan, sosial hingga budaya. Saya mau mengulanginya lagi,” yakin Ari Yuridyanto, rider yang mengendarai Verza.

Sementara mesin DOHC Honda CB150R StreetFire juga sempat diuji para rider dan menghasilkan akselerasi hingga 8 detik pada sebuah trek lurus 200 meter di wilayah perbatasan Kalimantan Selatan. Bahkan di Palangkaraya, salah satu rider dari Bogor StreetFire Club mampu menikmati mesin DOHC 6 percepatan Honda CB150R StreetFire dengan membukukan top speed 151km/jam. Rekor ini dicatatkan saat rider melintasi jalanan sepi dan beraspal mulus sebelum memasuki Palangkaraya.

Marketing Director AHM Margono Tanuwijaya mengapresiasi keberhasilan tim Ekspedisi Nusantara Satu Hati untuk Negeri ini yang dengan penuh semangat berupaya membuktikan ketangguhan tiga motor sport injeksi Honda.

Sumber : Ricky Setiawan

Sebenarnya sudah banyak sumber dari media online yang mengabarkan, teman-teman bisa klik beberapa link di bawah ini :

Vivanews, Okezone, detikoto

Alhamdulillah telah berhasil finish di kota Pontianak dengan selamat sehat walafiat tanpa kekurangan, besok tinggal menanti press release resmi dari AHM apakah ada rekor-rekor baru yang tercipta dari kegiatan touring ini dan juga info-info lainnya.

Happy Sunday Morning… 🙂

Iklan

Rombongan Ekspedisi Nusantara Siap Jelajahi Dua Etape Terakhir

honda-ekspedisi-nusantara-1

Sampit – Setelah melintas dan memberi bantuan di ibukota Kalimantan Tengah, Palangka Raya dan singgah di Sampit maka pada Jumat (14/3) pagi rombongan Ekspedisi Nusantara kembali melanjutkan perjalanan. Rute kali ini dari Sampit, Kalteng menuju Tayan, Kalimantan Barat.

Yap, perjalanan ini merupakan etape terakhir dari penjelajahan 12 rider di ajang Ekspedisi Nusantara yang start dari tugu titik nol, di Pulau Sabang, Aceh. Sebelumnya, rombongan juga telah sukses  mengelilingi Pulau Sumatera, Jawa dan berakhir di Kalimantan.

13314image(1) 110314- 3

“Saat ini kami sudah menempuh 7661 km. Tinggal beberapa ratus kilo lagi rombongan akan mencapai titik finish di tugu Khatulistiwa, Pontianak, Kalimantan Barat. Kami harap kondisi jalan yang mulus dan cuaca mendukung. Sehingga Sabtu (15/3) sudah bisa mencapai Pontianak,” ungkap Arief Rahman Saleh, dari Komunitas CB150R Surabaya (KCS) yang selama turing menggeber Honda Verza.

110314- 4 110314- 5

Seperti pada etape-etape sebelumnya. Nantinya, rombongan juga akan singgah di beberapa destinasi untuk memberikan bantuan sosial (CSR) pada masyarakat sekitar perjalanan.

Sebagai catatan, Ekspedisi Nusantara 2014 merupakan gelaran kedua setelah sebelumnya sukses menjelajah trek Medan – Manado pada tahun 2012 silam. Kali ini, 12 rider terpilih menjalani rute sepanjang 8.000 km dengan titik start di tugu nol, Sabang menuju tugu khatulistiwa, Pontianak. Sumber

Tiga Tempat Akan Jadi Tujuan CSR Tim Ekspedisi Nusantara

13314-3

Memasuki hari ke-22, tim Ekspedisi Nusantara melanjutkan perjalanan yang dimulai dari Kota Sampit (Kalteng) menuju Tayan, Sanggau (Kalbar). Ditempuh sekitar 600km dan disuguhi dengan kondisi jalan yang kurang baik.

Di dalam perjalanan ini tim Eskpedisi Nusantara juga akan menyambangi 3 tempat sekaligus melakukan CSR. Diantaranya memberikan genset ke satu masjid yang sedang dibangun di desa Sebabi, kec. Talawang, kab. Kotawaringin Timur (Kalteng), dan tandon air di 2 kampung dayak.

Ekspedisi_Nusantara_SMKN_Palangka_Raya

Lintas kota Sampit – Tayan merupakan lintas perbatasan antara Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Barat. Di perbatasan ini nantinya akan ada serah terima dari Main Dealer Trio Motor (Main Dealer Wilayah Kalselteng) dengan Astra Motor Pontianak (Maun Dealer Wilayah Kalbar).

Kondisi tim Ekspedisi Nusantara saat ini tetap semangat dalam menaklukan aspal Kalimantan.

Proud to be Community, Satu Hati Untuk Negeri. Sumber 

Hari ini Team Ekspedisi Nusantara melanjutkan perjalanan menuju Sampit

Ekspedisi_Nusantara_Jembatan_Nusa_Dua rider-ekspedisi-nusantara-istirahat

Setelah sebelumnya menyambangi Banjarmasin, Samarinda, dan Balikpapan.  Hari ini Kamis 13 Maret 2014 sesuai jadwal, Team Ekspedisi Nusantara akan melanjutkan perjalanan menuju kota Sampit Kalimantan Tengah untuk kemudian akan melanjutkan agenda CSR di masjid Sebabi dan Kampung Dayak Seruyan.

Seperti press release yang dimuat di bawah ini :

Di penghujung hari ke-20, tim Ekspedisi Nusantara tiba di Kota Palangkaraya (12/03/14) pada pukul 20.30 WIB, kali ini 12 rider menggunakan perlengkapan jas hujan, pasalnya 70 km sebelum memasuki kota turun hujan dengan intesitas sedang.

Bukan halangangan bagi ke-12 rider ini, bekal ilmu dan instruksi yang didapat dari tim Safety Riding PT Astra Honda Motor (AHM) semua mampu melewati jalan yang licin dan basah.

Jika sebelumnya tim disuguhkan dengan kondisi jalan yang kurang baik, saat melewati etape Marabahan ke Palangkaraya ini justru sebaliknya, tim diberi jalan yang jauh lebih mulus. Tidak hanya itu, ada ‘bonus track’ juga yaitu Jembatan Tumbang Nusa yang berjarak 40 km dari Kota Palangkaraya.

Historis jembatan ini dibuat diatas jalanan lama yang sering terkena banjir dan memutus akses ke kota tersebut. Akhirnya dibuatlah jembatan sepanjang 15 km ini diatas jalan lama yang dikelilingi rawa.

Tidak menyia-nyiakan kesempatan, jembatan ini pun menjadi lahan empuk 12 rider untuk mengejar top speed dan juga uji ketangguhan dari motor sport Honda, motor yang ‘digeber’ diatas 100km/jam tetap stabil.

Akhirnya para rider pun tiba di tempat istirahat Hotel Grand Sakura Palangkaraya, waktunya lebih cepat 45 menit dari jadwal yang direncanakan. Artinya, waktu istirahat pun lebih panjang dan tim rider siap untuk ‘ngaspal’ kembali di hari ke-21 untuk etape Palangkaraya-Sampit.

Aksi berbagi untuk negeri ini akan dilanjutkan di Kalimantan. Rombongan Ekspedisi Nusantara Satu Hati untuk Negeri akan memberikan bantuan peralatan praktek SMK binaan Honda yang dilewati di wilayah Kalimantan, yaitu SMKN 1 Marabahan – Banjarmasin dan SMKN 1 Palangkaraya.

Kegiatan ini merupakan rangkaian upaya menyiapkan tenaga muda terampil melalui sistem pendidikan link and match dunia pendidikan dengan industri otomotif yang telah dijalankan AHM di 120 SMK di seluruh Indonesia.

Sementara di bidang pemberdayaan masyarakat, turing di pulau Borneo ini memberikan bantuan genset untuk masjid Sebabi di kota Sampit dan bantuan tandon air untuk masyarakat di Kampung Dayak, Kalimantan Tengah. Bantuan ini mendorong masyarakat di sekitar lokasi dapat melakukan aktivitas produktif guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan. Sumber

Jembatan Tumbang Nusa adalah jembatan tanpa sungai. Karena jembatan ini dibangun diatas tanah rawa sepanjang 7.116 Km yang menghubungkan kota Banjarmasin dan Palangka Raya. Karena pembangunan jembatan ini hubungan Palangkaraya – Banjarmasin tidak terganggu lagi dengan kemacetan, karena banjir akibat turun naiknya air Sungai Kahayan dan Sungai Sebangau dan turunnya permukaan badan jalan akibat permasalahan geoteknik. Pingin tahu seperti apa penampakan jembatan tumbang nusa?

Foto0160

Dan ini saya kasih lihat beberapa jembatan eksotis lain yang ada di Kalimantan Tengah, seperti jembatan Sungai Kahayan di Palangka Raya dan jembatan Nabusuh di Asambaru (arah menuju Pangkalan Bun).

1 (1)

45439671

58572981

80292169

Kondisi jalan raya dari Sampit menuju Pangkalan Bun

Buat team Ekspedisi Nusantara, jangan lupa ya mampir shalat berjamaah di masjid raya kota Sampit, yang terdapat tugu perdamaian. Tetap berhati-hati, konsentrasi, komunikasi, dan selalu safety riding.

alifCTL_20130214215046_IMG_01gfdht78_zpsef4f35fb 55956495    

 

Sumber foto :

Koleksi pribadi

kalteng.tribunnews.com

hondacommunity.net

Mau touring ke luar negeri ? Yuk intip dokumen apa saja yang harus disiapkan

Hi mas bro semua..

Kali ini saya akan berbagi pengetahuan apa saja yang harus disiapkan untuk melakukan perjalanan touring ke luar negeri. Pasti kebanyakan dari mas bro semua punya keinginan untuk mencicipi mulusnya aspal negara tetangga ya kan?

Mungkin sebatas keliling Asia Tenggara seperti yang dilakukan oleh bro Mario Iroth, atau malah keliling dunia seperti kang JJ alias Jeffry Polnaya ?

???????????????????????????????
Yuk kita intip sama-sama apa saja yang harus dipersiapkan, dalam hal ini dokumen dan surat-surat, kalau uang saku, riding gear, nanti kita jelaskan lagi, kalau saya ingat… hehehehehe..

INGAT !! Tanpa dokumen dan surat-surat ini kita tidak bisa melintas perbatasan negara lain… Makanya harus dan wajib kita persiapkan bro..

  • Passport Syarat-Membuat-Paspor-Untuk-Anak

Termasuk dokumen penting tapi umum, kebanyakan mas bro semua pasti sudah tahu apa gunanya paspor. 🙂 Buat mas bro yang belum tahu caranya membuat paspor, nanti akan saya tulis di artikel selanjutnya.

  • SIM Internasional (International Driving Permit)

siminternationalin

           SIM internasional alias International Driving Permit (IDP) adalah surat lisensi yang di-khususkan untuk turis, di sah-kan oleh PBB, dan diakui oleh negara seluruh dunia. Tujuan dari IDP adalah memberikan izin para turis untuk mengendarai kendaraannya di jalanan Internasional tanpa tes riding dan pendaftaran lagi di negara yang di lintasi. Seperti SIM pada umumnya, disitu ada foto kita. IDP memiliki 10 lembar halaman dalam bahasa Inggris, Prancis, Spanyol, Rusia, China, German, Arab, Italia, Portugis dan Scandinavian. Di Indonesia IDP dapat dibuat di Korlantas Mabes Polri dan sekarang berlaku untuk 3 tahun.

Apa saja persyaratan untuk membuat SIM Internasional?? Sila tengok gambar di bawah ini bro..

sim-internasional

  • Carnet de Passage en Douane

The Carnet de Passages en Douane (CPD) is a customs document that identifies a driver’s motor vehicle. It is required in order to take a vehicle into a significant but diminishing number of countries around the world. http://en.wikipedia.org/wiki/Carnet_de_Passage

CarnetDePassage

Nah, ini nih yang penting untuk motor/mobil anda, kata Carnet adalah berasal dari frasa Prancis, dan dokumen ini adalah sebagai surat jaminan izin ekspor-impor kendaraan untuk sementara waktu sesuai jadwal waktu yang diberikan. Dokumen ini ditunjukkan ketika menjalani pemeriksaan di pos perbatasan antar negara. Carnet ini masa berlakunya 1 (satu) tahun dan untuk mengurusnya hanya bisa di Sekretariat Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia di Jakarta.

Mau tahu syarat-syaratnya?

  1. Buat surat permohonan ditujukan kepada IMI Pusat; Subjek = Permohonan Carnet de Passgae en Douane
  2. STNK Asli (di-scan)
  3. BPKB Asli (di-scan)
  4. Kwitansi dan Faktur pembelian kendaraan (di-scan)
  5. Foto kendaraan tampak keseluruhan dan tampak nopol depan belakang
  6. Biaya Administrasi CPD Rp 1.000.000
  7. Membayar uang jaminan kendaraan sebesar 25% dari harga sewaktu pembelian yang tertera di kwitansi dan faktur

Nah, persyaratan dari nomor 1 s/d 5 bisa dikirimkan dulu via email ke imi@imi.co.id atau planet_5055@yahoo.com, nanti dari IMI akan menerima dulu surat permohonannya dan menghitung besaran uang jaminan yang harus dibayarkan.

tenang mas bro, uang jaminan akan dikembalikan setelah masa berlaku CPD habis dan CPD harus dikembalikan ke PP IMI. Untuk informasi lebih lanjut, bisa menghubungi Pengurus PP IMI Ibu Patricia 021 – 5731102.

  • STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) Vehicle Registration

Seperti hal-nya kita berkendara di Indonesia, di luar negeri pun kita harus tetap WAJIB membawa STNK yang sesuai dengan CPD (Carnet de Passage), jangan sampai telat diperpanjang, apalagi sampai pajak mati 10 tahun… hahahahaha.. lebay..

NBL HONDA STNK

  • SIM Nasional

Ini juga wajib dibawa mas bro, biasanya akan diperiksa di perbatasan sekedar untuk mengecek validitasnya, dan jangan lupa untuk copy atau print warna SIM kita ini dalam beberapa rangkap, supaya kalau diminta meninggalkan bukti kepemilikan SIM yang asli masih bisa kita simpan.

SIM

  • Asuransi Kendaraan

Sebelum melakukan perjalanan jauh, alangkah baiknya kita mendaftarkan dulu asuransi untuk kendaraan dan juga asuransi untuk kita sendiri, sejumlah negara lain bahkan mensyaratkan asuransi ini sebagai jaminan sebelum mas bro menyeberang perbatasan dan sebagai bukti bahwa negara yang mas bro kunjungi tidak serta merta bertanggung jawab tentang kemungkinan-kemungkinan buruk yang terjadi.

Untuk asuransi kendaraan bisa di apply langsung secara online, pilihlah jasa asuransi yang internasional atau di negara yang akan mas bro tuju juga ada kantor cabangnya, asuransi juga bisa di apply langsung di pos perbatasan lho..

Jadi, silahkan mau pilih mengurus asuransi dimana… 😀

Nah mas bro, penjelasan diatas mengenai dokumen dan surat perjalanan untuk touring ke luar negeri sudah dijelaskan..

Semoge berguna untuk kita semua…

Sumber :

Mario Iroth , Jeffry Polnaya, Korlantas Mabes Polri, Wikipedia

Honda New MegaPro akan jajal Trans-Kalimantan (Honda Ekspedisi Nusantara 2014)

Selamat malam bro..

Setelah sukses dengan kegiatan touring Ekspedisi Nusantara Absolut Revo pada tahun  2012, dan Honda Roadventure 2013 Sangihe Sape Sabang, kali ini sepertinya AHM (Astra Honda Motor) lagi-lagi akan melaksanakan kegiatan touring Ekspedisi Nusantara 2014.

ExN2014G

karte-6-649

Memang belum ada gembar-gembor berita di sosial media, media cetak, media elektronik, blog, apalagi bbm broadcast.. 😀
Tapi di youtube secara tidak sengaja saya menemukan teaser video kegiatan ini..

ExN2014A

Para riders akan menyusuri Pulau Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan yang ditempuh kurang lebih selama 23 hari. Adapun jumlah peserta Ekspedisi Nusantara 2014 ini terdiri dari 12 Riders yang mengendarai varian motor sport 150 cc mereka, yaitu CB150 Streetfire, Verza 150, dan New MegaPro.

ExN2014C ExN2014D

Dari informasi yang saya terima, PT Astra Honda Motor yang didukung oleh Main Dealer- Main Dealer di Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan sudah melakukan sosialisasi untuk perekrutan calon-calon rider Ekspedisi Nusantara 2014, dimulai dari tanggal 13 Januari 2014 yang lalu, langsung melalui Paguyuban atau Asosiasi club/community Honda di daerah. Untuk menentukan 12 riders yang akan diberi kesempatan dan fasilitas untuk bergabung dalam kegiatan ini. Syaratnya adalah calon rider sudah berpengalaman dalam touring antar kota, antar propinsi, dan antar pulau. Juga calon rider adalah anggota resmi dari club/community CB150 Streetfire, Verza 150, dan MegaPro yang dibuktikan dengan surat pernyataan keanggotaan.

ExN2014E

ExN2014B

Kegiatan tersebut digelar dalam format touring menjelajah belahan Nusantara yang dimulai dari Titik Nol Indonesia bagian Barat, yaitu kota Sabang di Pulau Weh Nangroe Aceh Darussalam, melewati kota-kota besar di Jawa, lanjut menyeberang ke Bali, kembali lagi dan mampir sejenak di Surabaya, lalu menyeberang ke pulau Kalimantan, berangkat lagi dari kota Balikpapan, Samarinda, Banjarmasin, Palangka Raya, Pangkalan Bun, dan finish di kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Nah, sepertinya kegiatan ini bakal jadi ajang pembuktian ketangguhan tiga varian motor sport Honda 150cc tersebut, apalagi kemarin juga AHM menampilkan ubahan modifikasi New MegaPro Adventure Edition ya kan? Cucok banget neh untuk langsung ditest ketahanannya… 🙂

ExN2014F

Wah, kebetulan sekali ada event seperti ini, dan kebetulan juga trek yang akan dijajal adalah jalur Trans-Kalimantan. Karena 80% jalur yang dilewati Ekspedisi Nusantara ini lah yang juga akan saya tempuh di Jelajah Borneo. Tapi, sepertinya saya memiliki kendala di keanggotaan club, punya salah satu dari tiga motor tersebut saja tidak, apalagi ikut klub-nya? apalagi ikutan kegiatan ini? 😦

Yah, semoga aja pak lek IWB dan pak haji TMCBlog yang pasti dapet undangan dari AHM bisa ngajakin saya…. 😀

ExN2014H

teaser :

Jelajah Borneo Pre-paration Part 2 – Pembahasan Rute Awal

Yogya – Semarang – Nyebrang laut – Kumai – Pangkalan Bun

Tari Pecuk Kina

Berjumpa lagi dengan saya Kak Tempepenyet dalam tralala..trilili… 😀

oke mas bro langsung saja kita membahas rute mana saja yang akan dilewati dalam rencana saya men-Jelajah Borneo..

Pre-Rute (Yogya-Semarang 128 Km)

Mungkin tidak perlu panjang lebar saya menjelaskan tentang rute ini, dan juga rute ini saya anggap Pre-route atau pemanasan.
Maaf bukan bermaksud sombong atau bagaimana, tapi ya mau bagaimana lagi mungkin bro-bro semua sudah banyak tahu tentang rute ini..

JOG-SRG

Melalui googlemap saya mencoba melihat jarak tempuh dari Yogya menuju Semarang adalah sekitar 128 Kilometer, dimana saya biasa menempuhnya memakan waktu sekitar 3 jam kalau kondisi jalan lancar tidak ada macet, biasanya kemacetan terjadi mulai dari Secang (wilayah sekitar pabrik kayu), Pringsurat, kota Ungaran, Watugong, Banyumanik, dan kota Semarang.
Dari kota Semarang inilah saya akan menyeberang ke pulau Kalimantan lewat pelabuhan Tanjung Mas dengan menggunakan kapal Egon.

DSCF1382

Kapal milik Pelni yang melayani rute Semarang – Kumai (Kalimantan Tengah), kapal ini memiliki daya muat penumpang maksimal  500 orang, juga mampu memuat kendaraan mulai dari sepeda motor, mobil, truk, hingga kendaraan berat.
Semoga saja saya bisa menggunakan jasa penyeberangan pakai kapal Egon ini. Karena menurut saya, masih Pelni lah yang terbaik dalam pelayanan penyeberangan laut, maaf bukan bermaksud promosi.. 😀

DSCF1404

KM Egon tersebut buatan tahun 1991, dengan spesifikasi 4.651 GRT, panjang 94,30 meter, dan lebar 16 meter. Pelni menyiapkan 50 kru dalam KM Egon untuk melayani para penumpang, dengan sejumlah fasilitas seperti cafetaria, CCTV, dan air yang tidak dibatasi. Untuk menempuh jarak sekitar 265 mil laut Semarang – Kumai, KM Egon membutuhkan waktu sekitar 18 jam. Penumpang KM Egon terbagi menjadi kelas utama 45 orang dan sisanya TTB (tingkat tanpa bantal), serta TTK (tingkat tanpa kasur). Dan jangan khawatir akan merasa jenuh, sebab di seluruh kapal milik Pelni sudah terpasang fasilitas BTS milik Telkomsel, jadi masih bisa update status pesbuk, bbm, dan ngupdate blog ini… 😀
Tarif tiketnya sangat kompetitif mulai Rp 200 ribu-an hingga Rp 300 ribu-an. Sedangkan untuk biaya tiket kendaraan bervariasi tergantung jenis dan berat kendaraan, untuk sepeda motor sekitar Rp 300 ribu-an, dan masih harus mengurus surat jalan dari kantor KP3 Pelabuhan Tanjung Mas alias Polsek Tanjung Mas Semarang, jangan lupa siapkan fotokopi STNK, BPKB, dan bukti tiket, biasanya hanya membayar uang administrasi seikhlasnya Rp 20.000 untuk sepeda motor (seikhlasnya lho yaa…… :D)

Baiklah, untuk pre-route ini saya harus menempuh perjalanan darat sejauh 128 Km dan perjalanan laut 265 mil. Dengan menghabiskan biaya yaitu :

  1. Bahan bakar Pertamax (harga per-liter saat ini) Rp 12.000 x 4 liter  Rp 48.000
  2. Tiket penumpang KM Egon kelas II                                                                   Rp 323.000
  3. Tiket sepeda motor                                                                                                    Rp 300.000 (tentative)
  4. Pass Pelabuhan                                                                                                             Rp 6.000
  5. Asuransi                                                                                                                           Rp 11.000
  6. Administrasi KP3 Tanjung Mas                                                                             Rp 20.000
  7. Administrasi jaga-jaga (you know lah)                                                               Rp 50.000 (cukup ga cukup hehehehe..)

Total biaya sekitar Rp 758.000 bro…!!  banyak juga yah.. 😦

Rute Pertama Kumai – Pangkalan Bun (Kalimantan Tengah)

Mas bro, setelah menempuh perjalanan laut semalaman alias sekitar 18 jam, saya akan tiba di pelabuhan Panglima Utar, Kumai sebuah pelabuhan internasional di kota kecamatan Kumai, kabupaten Kotawaringin Barat, propinsi Kalimantan Tengah.

mudik bareng bersama harian ~ Borneonews ~.jpg-798122  Panglima Utar Kumai Kobar

Mungkin buat mas bro semua kebanyakan belum pernah mendengar nama kota pelabuhan Kumai ini ataupun mendengar nama Pangkalan Bun, sebuah ibukota kabupaten di Kalimantan Tengah yang sedang menggeliat berkembang menjadi kota besar dan Pangkalan Bun adalah kota peraih penghargaan Adipura selama 5 tahun berturur-turut.

Pernah mendengar Taman Nasional Tanjung Puting? di pelabuhan ini lah tempat untuk menuju kesana bro.. Nanti akan kita bahas bareng-bareng di tulisan selanjutnya..

Nah, setelah turun dari kapal, biasanya akan ada sedikit pemeriksaan surat-surat untuk kendaraan yang dilakukan oleh Petugas dari Pelni, Departemen Perhubungan, dan KP3 Polsek Pelabuhan Panglima Utar Kumai. Doakan saja, ketika nanti saya turun dari kapal tidak mengalami hambatan yang berarti ya mas bro…

Dari pelabuhan Panglima Utar Kumai, saya akan melanjutkan perjalanan menuju kota Pangkalan Bun, perjalanan akan menempuh jarak sekitar 20 Kilometer dengan memakan waktu sekitar 45 menit..

Kumai - PKN

6201_2012-1024x747courtesy : http://loketpeta.pu.go.id

Selamat Datang pbuncourtesy : http://aditya-pbun.blogspot.com

Di kota Pangkalan Bun ini kemungkinan saya akan beristirahat sejenak sekitar 2-3 hari sekaligus untuk mempersiapkan segala sesuatunya untuk perjalanan selanjutnya menuju perbatasan provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat.

Semoga saja Bupati Kotawaringin Barat, bapak H. Ujang Iskandar berkenan menerima saya untuk menginap sejenak di kabupaten yang di pimpinnya…
Buat mas bro semua saya kasih bonus nih sedikit penampakan kota Pangkalan Bun…

Kantor Bupati Kotawaringin Barat

IMG-20130823-WA0009

kantor bupati kobar

Suasana Kota Pangkalan Bun

DSCF2215

Suasana Kota Stadion Sampuraga SPBU Jl. Dipenogoro Ciptaland Mall Barata Dept. Store Bank Syariah Mandiri  Hotel Blue Kecubung

Hypermart Borneo Mall Pangkalan Bun (Yogya kalah start… :D)

Borneo Hypermart Mall

Borneo Supermarket Tempat beli oleh-oleh

DSCF2186

Bundaran Pancasila (icon kota Pangkalan Bun)

Bundaran Pancasila

Bundaran Pancasila ketika malam

Bundaran Pancasila at night

foto yg ini bukan beneran disana lho.. tapi mohon doa restunya ya… 🙂

???????????????????????????????

bersepeda di hutan rimba…

DSC_6282

Rumah masa kecil saya…

Rumah masa kecil ku 1986 s/d 1998

SDN Sidorejo I (Sekolah ku dulu)

SDN Sidorejo 1 sekolah ku dulu

Alun-alun Pangkalan Bun (Lapangan Tugu) di atas bukit itu adalah Istana Kuning

Lapangan Tugu (Alun-alunnya Pangkalan Bun)

DSCF1931

DSCF2276

bersambung…

sumber :

http://www.pariwisata.kotawaringinbaratkab.go.id/

http://kotawaringinbaratkab.go.id

wikipedia

http://pelni.co.id

http://www.loketpeta.pu.go.id

http://aditya-pbun.blogspot.com

koleksi pribadi

Jelajah Borneo (Pre-paration)

Bismillahirrahmanirrahim..

Tulisan pertama saya ini adalah mengenai keinginan saya untuk menjelajahi 3 negara (Indonesia, Malaysia, Brunei) dan 5 propinsi (Kalbar, Kalteng, Kaltim. Kalsel, & Kaltara) yang ada di pulau Kalimantan.

Ya… Perjalanan seorang diri menempuh puluhan ribu kilometer mengelilingi pulau Kalimantan bukan hanya bertujuan untuk jalan-jalan doank, tapi juga untuk lebih mengenal ragam kebudayaan, menikmati alam ciptaan-Nya, dan menjajal jalur Trans Kalimantan yang katanya pada tahun 2014 ini ditarget selesai.

Perjalanan ini akan saya tempuh menggunakan kendaraan sepeda motor Honda CS1, yang kata sebagian masyarakat Indonesia adalah motor produk gagal, motor wandu, motor banci, de el el lah mereka mau bilang apa lagi hahahahaha…

Meskipun memiliki kapasitas mesin hanya 125cc, tapi power-nya jangan diragukan, handling-nya yang nyaman yang paling saya sukai, serta bentuk modelnya yang enduro banget, buat saya lho ya… 😀

123

Jika kalian melihat peta di bawah ini, ini adalah peta jalan raya di Malaysia Timur mulai dari kota Kuching (Negara Bagian Sarawak) melewati Brunei Darussalam hingga ke Tawau (Negara Bagian Sabah), buat temen-temen yang jago menghitung silahkan untuk menghitung berapa Kilometer jarak tempuh dari Kuching sampai Tawau… hahahahaImage

Last, di tulisan pertama saya ini, saya ingin meminta dukungan dan doa restu dari temen-temen semua, semoga keinginan saya ini dapat terwujud dengan segera..
Untuk pembahasan jalur yang akan saya lalui, mungkin bisa temen-temen baca pada tulisan berikutnya..
Makanya pantengin terus tempepenyetkeliling.. 🙂

Image

Image

Salpa Trapiga Sari

Wanita yang mampu menerima KETETAPAN Allah dengan DOA DAN TAWAKKAL.

CAHBROGO

BERITA OTOMOTIF | REVIEW | SHARING | GADGET CORNER

alisyahididroes dotcom

wedding I prewedding I documentation

tiger item

Ride n Capture

BIKER ROCKER

KUMPULAN BERITA OTOMOTIF

sumantojogja

A fine WordPress.com site

tempepenyetkeliling

Live fast, Live speed, Keep safety, and Forever two wheels

RODEX1313.COM

Bukan Sekedar Berita!!!

jejak akangichan

Kinan - Mountain Biking - Travelling - Motor Touring

setia1heri.com

[otomotif I roda dua I roda empat I tips n trik ] Wis pokok e nulis Gan... :-D

StratViper212

Di Ujung Senja Aku Memakimu Perlahan

at0zz

let's share your mind

Aluvimoto

Semua hal tentang otomotif, gadget, dan kadang curcol

Edo Rusyanto's Traffic

Edo Rusyanto's Traffic

hadiyantablog.com/

otomotif dan hobby

RPMSUPER.COM

Blog Otomotif Indonesia

Aa Ikhwan Blog

Berjalan Dari Satu Takdir Menuju Takdir Yang Lain

indomotoblog

One Stop Indonesian Motorcycle Blog